Untung Atau Justru Buntung Akibat DP Rumah Menjadi 15 Persen?

Bank Indonesia pada waktu beberapa hari lalu telah mengabarkan bahwa pihaknya  kembali melakukan pelonggaran dalam kebijakan rasio Loan to Value (LTV). Bank Indonesia telah menurunkan down payment atau uang muka untuk kredit properti, misalnya saja rumah. Kebijakan ini dilakukan untuk mengupayakan dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang tengah membaik, serta untuk terus meningkatkan fungsi intermediasi perbankan.

bank indonesia

Adapun salah satu kebijakan tersebut, yakni penurunan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah pertama dari sebelumnya di angka 20 persen, kini menjadi 15 persen. Sementara untuk uang muka KPR bagi rumah kedua juga mengalami penurunan hingga kini menjadi 20 persen. Sedangkan bagi rumah ketiga, menjadi sebesar 25 persen. Kebijakan ini terhitung dan sudah berlaku dari tanggal 29 Agustus 2016 lalu.

Berdasarkan informasi dari situs resmi BI, dikatakan bahwa kebijakan ini memiliki tujuan sebagai pendorong berjalannya fungsi intermediasi perbankan yang dimana tetap memperhatikan berbagai hal, mulai dari prinsip kehati-hatian, hingga perlindungan bagi para konsumen. Sehingga dengan uang muka yang terbilang kecil ini, mampu menjadi motivasi bagi masyarakat agar dengan segera mendapatkan hak atas kepemilikan sebuah properti.

kpr

Untuk kamu yang memiliki rencana untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini, agar tentunya kamu memahami terkait kebijakan pelonggaran LTV tersebut.

Tanggapan Para Pengembang dan Perbankan

Penurunan uang muka rumah yang kini menjadi 15 persen, ternyata mendapatkan tanggapan yang dingin dari para pengembang. Mereka menilai bahwa upaya BI tersebut masih kurang cukup dalam mengembalikkan pasar properti di Indonesia.

developer property

Sementara dari sisi perbankan, mereka menanggapi bahwa terdapat risiko yang dapat dikatakan lebih tinggi yang nantinya harus ditanggung. Ambil contoh ketika terjadi kredit yang tak berjalan seharusnya, maka pihak bank akan menanggung risikonya yakni presentase menjadi lebih tinggi, dari sebelumnya 80 persen menjadi 85 persen. Sehingga nantinya akan mengalami proses seleksi yang lebih ketat. Namun disisi lain, berbagai kalangan justru menilai bahwa kebijakan ini akan membantu dalam mewujudkan Program Sejuta Rumah bagi masyarakat umum.

Lalu, bagaimana dengan cicilan KPR?

Direktur Eksekutif IPW, Ali Tranghanda menjelaskan bahwa uang muka yang rendah, dapat memperbesar cicilan setiap bulannya. Namun walaupun naik, tetapi masih dapat dikatakan sangat terjangkau bagi masyarakat kita. Sehingga dengan kebijakan ini, masyarakat menjadi lebih cepat dan mudah dalam mewujudkan impian dalam memiliki hunian idaman, walau memang belum sepenuhnya terbantu. Ali menilai bahwa uang muka sebesar 5 persen merupakan jumlah yang ideal.

cicilan kpr

Ali memberikan contoh pada penjualan sebuah rumah yang berharga sebesar Rp 200 juta. Jika menerapkan kebijakan yang lama yakni sebesar 20 persen, maka debitur diharuskan membayar uang muka sebesar Rp 60 juta, dan besaran cicilan perbulannya sebesar Rp 2,7 juta. Sementara jika uang muka hanya sebesar 5 persen saja, seperti yang diharapkan Ali, maka uang muka yang di bayarkan hanya sebesarRp 15 juta saja, dan untuk uang cicilan perbulannya hanya sebesar Rp 3 juta saja.

4 Inspirasi Desain Layout Untuk Kamar Tidur

Sebuah rumah terdiri dari beberapa ruangan, salah satunya yakni kamar tidur. Ruangan ini merupakan tempat untuk merelaksasikan badan setelah seharian bekerja, tempat istirahat, dan tempat untuk berbagai kegiatan lainnya seperti membaca novel atau buku, bermain, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan bersantai. Sehingga banyak orang yang mendekorasi dan juga menentukan desain kamar tidur sesuai dengan keinginan masing-masing orang, demi mendapatkan tingkat kenyamanan yang maksimal. Untuk membuat sebuah ruangan sebagai tempat tidur yang terasa nyaman, cukup menggunakan furnitur yang menawan, dan kasur yang terasa empuk, serta pencahayaan yang baik.

kamar tidur

Emmy Cathy Hobbs salah seorang interior desainer, dan merupakan praktisi rumah, serta pemegang penghargaan, membagikan beberapa inspirasi dalam menata tata letak kamar tidur yang dimana sangat mudah untuk diterapkan dalam sebuah rumah. Terdapat 4 desain layout yang dapat kamu terapkan dalam mendesain kamar tidur, guna memberikan rasa nyaman yang tepat. Baik dalam kamar tidur yang memiliki ukuran kecil, sedang, hingga besar sekalipun. Empat contoh layout ini dapat diterapkan di semua ukuran ruangan. Berikut keempat inspirasi layout kamar tidur.

Tipe Loung Like

loung like

Apabila ukuran ruangan kamar tidur kamu sangat luas, akan dapat membuat suatu area bersantai yang terasa akan lebih menyenangkan, dan begitu nyaman, terlebih ketika pagi hari saat kita bangun tidur. Jika kamu ingin membuat sebuah ruang duduk di dalam kamar tidur, dapat kamu lakukan dengan cara meletakkan dua kursi maupun sofa yang memiliki ukuran kecil secara berhadapan, dan ditambahkan dengan meja yang juga berukuran kecil di antara kedua bangku tersebut.

Tipe Tiny

tiny

Tipe yang satu ini diperuntukkan bagi kamu yang memiliki ukuran ruangan kecil atau minimalis. Desain tata letak bertipe Tiny ini cocok dijadikan sebagai tempat tidur bagi para tamu kamu. Agar terlihat lebih luas, sebaiknya kamu menambahkan cermin. Untuk letak kasurnya, letakkan sejajar dengan pintu masuk kamar tidur, dan tambahkan meja kecil di sisi kasur.

Tipe Shared Space

shared space

Desain layout yang satu ini menciptakan dua area yang terpisah pada satu ruangan kamar tidur. Pada dasarnya, desain ini diaplikasikan ketika terdapat dua ataupun tiga orang yang tidur, dan mempergunakan satu ruangan yang sama. Supaya ruangan ini sempurna, kamu harus meletakkan nightstand di antara kedua kasur. Selanjutnya kamu dapat menambahkan rak buku di sudut tertentu.

Tipe Konvensional

konvensional

Layout konvesional ini terdiri dari satu ranjang tidur saja, dengan menggunakan lampu berdiri yang letaknya di seberang kasur, yang ditambahkan dengan lemari rias yang lengkap akan sebuah cermin. Adapun rumus dari tipe konvesional ini, yakni satu kasur, dua lampu serta lemari rias. Tujuan rumus ini agar ruangan terlihat tidak sempit.

Lebih Baik Beli Rumah atau Apartemen Bagi Pengantin Baru?

Manakan yang dinilai lebih baik bagi penganti baru, membeli rumah tapak atau membeli apartemen sebagai tempat tinggal? Pasti jawabannya akan berbeda-beda setiap orang, tergantung pada kondisi keuangan dan tentu keinginan masing-masing orang.

Pengantin Baru

Bagi mereka yang memiliki tabungan atau mereka yang telah berpikir untuk berinvestasi, hunian dengan tipe apartemen akan dinilai lebih menarik. Hal ini lantaran letaknya yang dapat dibilang lebih strategis. Dengan begitu akan memudahkan mobilitas dan memiliki potensi untuk disewakan. Sementara bagi mereka yang memiliki keluarga kecil bahagia, misal memiliki empat orang anak, rumah tapak dinilai lebih tepat dan merupakan pilihan terbaik. Ini dikarenakan ukurannya yang jauh lebih besar, dan selain itu juga dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan pemilik.

Lalu mana yang lebih baik untuk pengantin baru, rumah atau apartemen? Kedua tipe hunian ini memang memiliki kelebihan maupun kekurangannya masing-masing. Sehingga hal tersebut dapat menjadi pertimbangan sebelum nantinya memutuskan apakah rumah merupakan pilihan terbaik untuk tempat tinggal bagi pengantin baru, atau justru apartemen yang baik untuk tempat tinggal. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari rumah tapak dan apartemen. Simak penjelasannya!

Rumah Tapak

Rumah

Pilihan sebenarnya kembali kepada keinginan dari pasangan pengantin baru. Apakah mereka menginginkan hunian berdekatan dengan tempat kerja atau menginginkan suasana perumahan yang bertujuan agar nanti sang anak kelak dapat bersosialisasi dengan baik. Sehingga sangatlah penting untuk mengetahui secara detail mengenai kelebihan serta juga kekurangan sebuah rumah tapak, yaitu diantaranya:

    Kelebihan

Investasi Rumah

  • Sebuah rumah merupakan nilai investasi jangka panjang yang dimana memiliki rentang 20 hingga 30 tahun. Dengan keunggulan ini, akan sangat berguna bagi individu yang memiliki rencana mengumpulkan dana di masa tua.
  • Memiliki rumah, otomatis juga memiliki tanah di bawah bangunan yang didirikan. Terlebih lagi harga tanah cenderung naik secara cukup drastis.
  • Dapat dirubah atau dimodifikasi sesuai keinginan.
  • Rumah juga masih dapat tumbuh atau dibangun sesuai perkembangan jumlah anggota keluarga, baik ditingkat ke atas, maupun diperlebar ke samping.

Kekurangan

  • Biaya perawatan sebuah rumah terbilang cukup besar
  • Dalam memasarkannya baik sewa maupun beli memakan waktu yang cukup lama, terlebih lagi jika lokasinya tidak strategis.

Apartemen

Apartemen

Kembali lagi, bahwa seluruh keputusan ada di tangan pasangan pengantin baru. Mau memilih apartemen sebagai tempat tinggal atau tidak. Namun, ada baiknya kamu terlebih dahulu menyimak beberapa keunggulan dan kekurangannya. Berikut penjelasannya.

Kelebihan

Fasilitas Apartemen

  • Apartemen pada umumnya memiliki fasilitas yang terbilang cukup lengkap, mulai dari minimarket, tempat hiburan, hingga restoran. Sehingga memudahkan dalam menjalani berbagai aktivitas.
  • Cocok juga sebagai nilai investasi jangka menengah, lantaran begitu mudah untuk disewakan kembali.
  • Umumnya, apartemen terletak di kawasan yang sangat strategis, dikarenakan memang tidak membutuhkan banyak lahan.
  • Tidak ribet dan efesien, karena terdapat jasa perawatan yang telah disediakan dari pihak pengelola apartemen.

Kekurangan

  • Dinilai terlalu individual, biasanya antar tetangga tidak saling menyapa apalagi mengenal, dan cenderung lebih acuh.
  • Terdapat banyak sekali peraturan yang dibuat oleh pengelola, seperti tak diperbolehkan untuk membawa binatang peliharaan, berkebun, dsb.

Bentuk Arsitektur Asli Indonesia

Membicarakan mengenai arsitektur lokal asli Indonesia, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah sebuah rumah adat atau bangunan yang bersejarah. Bentuknya yang unik menjadi simbol peradaban, yang merupakan ciri khas arsitektur asli Tanah Air. Namun layaknya bahasa yang mengalami perkembangan, arsitektur pun juga telah berkembang. Masuknya budaya dan kultur luar, mempengaruhi gaya dan bentuk bagunan yang kini telah berubah. Hanya saja, perubahan dari segi bentuk bangunan telah terjadi sejak lama.

Bentuk Asli Bangunan Indonesia

Sebagai salah satu contoh yakni Candi yang merupakan peninggalan budaya Hindu-Budha, atau bangunan peninggalan penjajah baik dari bangsa Portugis, maupun Belanda yang mengadaptasi dari negara asalnya. Lalu, apakah bangunan tersebut termasuk dalam bentuk arsitektur Indonesia?

Candi

Nah, menanggapi hal tersebut, Ahmad Djuhara yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menjelaskan bahwa yang dapat dikatakan arsitektur Indonesia adalah segala bentuk bangunan yang dibuat di Tanah Air, dan demi kepentingan masyarakat Indonesia. Meski hal tersebut tidak bisa dikatakan sebagai resmi bangunan asal Indonesia.

Sehingga berdasarkan data tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa semua bangunan yang didirikan di bangsa ini, adalah arsitektur asli Indonesia. Tetapi apakah semua bangunan tersebut merupakan asli bangunan lokal? Tentunya belum. Maka dari itu, untuk mengetahui arsitektur Indonesia, simak pembahasan berikut ini!

Bentuk Asli Bangunan Indonesia

Bentuk Asli Bangunan Indonesia

Bangunan yang berdiri di Tanah Air kita ini belum dapat dikatakan sebagai bangunan asli Indonesia, lantas bentuk seperti apa yang merupakan bangunan asli Indonesia, yang menjadi budaya dan juga lokalitas bangsa?

Djuhara menjelaskan bahwa arsitektur itu lebih spesifik ke sebuah tempat, lantaran budaya yang terletak di masing-masing tempat berbeda. Dan hal tersebut menyesuaikan dengan iklim, serta pula keadaan sosial di wilayah masing-masing.

Ia melanjutkan bahwa arsitektur lokal pada umumnya memiliki atap yang berbentuk lancip. Ini lantaran Indonesia terletak di daerah tropis yang dimana memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Sehingga sebisa mungkin untuk segara mengupayakan air hujan jatuh ke tanah secepat mungkin.

Rumah adat juga banyak yang berbentuk panggung. Adapun alasannya lantaran mayoritas penduduknya bercocok tanam atau bertani. Maka bagian kolong pada rumah panggung dipergunakan sebagai tempat penyimpanan perlengkapan maupun juga hasil tani.

Perkembangan Arsitektur Indonesia

Rumah Minimalis Modern

Seiring berjalannya waktu, Indonesia terus mengalami perkembangan, termasuk juga dari segi arsitektur bangunan. Kultur dan budaya modern yang kerap masuk, dapat mempengaruhi konsep dan bentuk bangunan. Alhasil, arsitektur asli Indonesia kehilangan bentuknya.

Djuhara juga menjelaskan bahwa arsitektur itu adalah tentang identitas dan jati diri suatu bangsa. Jangan mengartikan bahwa sang arsitek lokal tidak ingin mempopulerkan bentuk bangunan asli Indonesia, melainkan konsumen yang lebih menyukai gaya modern.

Lebih dalam lagi, Djuhara menuturkan bahwa arsitekur dapat dilihat sebagai barang dagangan. Namun hal tersebut tidak semuanya, lantaran terdapat beberapa bangunan yang dijadikan sebagai simbol ataupun artefak budaya. Tetapi untuk arsitektur rumah pada umumnya diperjualbelikan.

Bagi yang ingin mengadopsi konsep bangunan luar, maka satu hal yang diperhatikan, yakni letak Indonesia yang berada di iklim tropis. Namun jika tetap ingin menerapkan gaya luar yang modern, sekarang ini sudah banyak teknologi yang diciptakan untuk mengatasi berbagai hal yang dapat menjadi masalah dari menerapkan konsep luar yang memang dinilai kurang sesuai dengan iklim tropis.

Pemerintah Siap Ubah Maja Jadi Kota Baru

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana merubah Maja di Lebak, Banten menjadi salah satu kota yang akan dikembangkan sebagai kota baru. Hal tersebut dijelaskan oleh Hermanto Dardak selaku Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), Kementerian PUPR. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah serta para pengembang properti bakal mewujudkan pola hunian berimbang 1-2-3, yang berarti 1 untuk rumah mewah, dan 2 untuk rumah menengah, serta 3 untuk rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Baru Publik Maja. Nantinya proyek ini akan dapat menampung 1,1 juta penduduk di tahun 2035, yang dimana 600 ribu diantaranya merupakan MBR.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Hermanto menambahkan bahwa di samping mewujudkan hunian berimbang, Kota Baru Maja yang memiliki total luas 18.000 hektar ini juga akan memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30 persen, dan 20 persen diperuntukkan jaringan jalan, serta fasilitas sosial dan juga fasilitas umum sebesar 15 persen.

Kedepannya, Kota Baru Publik Maja diharapkan dapat menjadi kota satelit mandiri, yang dimana merupakan tempat tinggal bagi masyarakat dan juga tempat bekerja. Oleh karena itu, nantinya juga akan dikembangkan techno park yang berfungsi untuk kawasan pengembangan bisnis. Sehingga dapat mendorong konsep kota satelit yang dimaksud.

Hermanto Dardak

Badan Pengembangan Infrastuktur Wilayah (BPIW) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun juga telah mendorong para stakeholder yang terkait proyek pembangunan Kota Baru Publik Maja, untuk mengimplementasikan komitmennya sesuai yang tertera pada Nota Kesepakatan Bersama, dimana nota tersebut juga telah ditandatangani pada 27 Juni 2016 lalu.

Dadang Rukmana selaku Sekretaris BPIW menjelaskan bahwa Kota Baru Publik Maja akan dijadikan salah satu lokasi yang diprioritaskan. Lantaran memiliki lokasi yang dimana berada diantara dua Wilayah Pengembangan Strategis (WPS), yakni WPS 7 yang meliputi Jakarta-Bogor-Ciawi-Sukabumi serta WPS 9 yang meliputi Tanjung Lesung-Sukabumi-Pangandaran- Cilacap. Selain itu, Kota Baru Publik Maja juga merupakan pesan nawacita yang ketiga, dimana berisi “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-daerah dan Desa Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia”, dan juga merupakan amanat dalam encana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 melalui progran pembangunan 10 Kota Baru Publik.

Nota Kesepakatan Bersama

Pada MoU yang telah ditandatangani oleh pihak yang terkait, Kementerian PUPR memiliki kewajiban untuk menyusun rencana induk atau masterplan Kota Baru Publik Maja. Sedangkan bagi Pemprov Jabar dan juga Banten memiliki kewajiban untuk menetapkan lokasi ruas jalan akses Maja. Sementara itu bagi Pemkab Bogor, Pemkab Lebak, Pemkab Tangerang dan Pemkot Tangerang Selatan memiliki kewajiban untuk menfasilitasi koordinasi pengadaan tanah jalan akses Maja, dan juga mengenai perizinan pengembangan Kota Baru Publik Maja.

Kota Baru Publik Maja

Adapun para pengembang yang terkait dalam pembangunan Kota Baru Publik Maja, yakni PT Nusa Graha Perkasa, Perum Perumnas, PT Mitra Abadi Utama dan PT Hanson International yang memiliki kewajiban dalam penyediaan lahan pembangunan dan peningkatan jalan akses Maja.

Naik Haji atau Membeli Rumah, Mana Yang Lebih Di Dahulukan?

Dalam menjalani sebuah kehidupan, tentu kita harus memenuhi kebutuhan primer dan juga sekunder. Adapun yang dimaksud dengan kebutuhan primer, yakni sandang berupa pakaian, dan pangan berupa nutrisi baik makanan maupun minuman, serta papan berupa rumah. Dari ketiga tersebut, rumah lah yang sangat penting untuk dipenuhi, lantaran merupakan tempat untuk kita tinggal demi menjaga diri kita dari berbagai pengaruh lingkungan. Memiliki rumah tak perlu banyak, satu saja sudah lebih dari cukup.

Membeli Rumah

Namun di sisi lain, kita yang beragama Islam diwajibkan untuk naik haji jika sudah mampu atau memiliki uang yang cukup untuk menunaikan kewajiban tersebut. Alasannya tentu sudah jelas, bahwa haji merupakan salah satu ibadah yang masuk dalam rukun Islam, dengan catatan bagi mereka yang sudah mampu.

Naik Haji

Lalu muncul pikiran di benak kita semua, manakah yang harus lebih didahulukan, membeli rumah untuk tempat tinggal, atau naik haji demi menunaikan ibadah wajib umat Islam? Mengingat juga kedua hal tersebut merupakan keharusan yang perlu kita penuhi. Jadi, uang yang kita miliki untuk membayar uang muka rumah atau pergi ke Mekkah untuk menunaikan Haji?

Bingung

Hal tersebut tentunya menjadi permasalahan atau polemik sendiri. Di sisi lain, memiliki sebuah rumah merupakan keharusan, namun begitu pula dengan pergi haji yang juga merupakan anjuran wajib. Nah, jika kamu diantara banyak orang yang bingung akan permasalahan tersebut, membeli rumah atau menunaikan ibadah haji terlebih dahulu, maka tak ada salahnya untuk kamu menyimak penjelasan berikut ini.

Perspektif Agama

Islam

Berdasarkan perspektif agama Islam yang mewajibkan untuk menunaikan ibadah haji, maka kedua hal yakni membeli rumah dan naik haji merupakan sebuah maslahah, yang dimana hal pertama untuk meraih manfaat, dan hal kedua untuk menghindarkan diri dari kemudharatan. Maka jika ada 2 maslahah yang bertabrakan, harus didahulukan maslahah yang dinilai lebih kuat.

Menyediakan sebuah tempat tinggal memang merupakan kewajiban bagi seseorang suami terhadap keluarganya. Namun tempat tinggal tak harus membeli sebuah rumah, bisa berupa warisan, kontrak atau sewa, dan lain sebagainya. Selain itu juga tidaklah berdosa bagi seseorang manusia jika ia tidak memiliki tempat tinggal hingga meninggal dunia.

Berbeda dengan menunaikan haji yang dimana merupakan sebuah kewajiban yang sudah jelas-jelas tertera dalam rukun Islam. Seperti firman Allah di surat Yusuf ayat 57 yang berbunyi “Dan sungguh balasan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan mereka bertaqwa.”

Perspektif Finansial

Finansial

Jika berdasarkan segi keuangan atau finansial, maka membeli rumah merupakan hal yang perlu dilakukan. Lantaran selain untuk tempat tinggal, sebuah rumah juga merupakan nilai investasi terbaik, mengingat harga properti yang selalu meningkat secara signifikan. Tak hanya itu saja, memiliki tempat tinggal adalah sebuah prioritas. Karena dengan begitu, kita tak perlu takut akan harga sewa yang terus meningkat setiap saatnya (jika menyewa rumah untuk tempat tinggal), atau hal yang lain yang dapat membuat keluarga kita terlantar.

Inspirasi Rumah Mungil Dengan Berbagai Desain Unik

Pada dasarnya sebuah rumah merupakan tempat untuk kita tinggal dan melakukan berbagai aktivitas setiap saatnya. Membangun sebuah hunian harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Sehingga kita tak akan merusak atau mengganggu ekosistem lingkungan. Setelah itu, barulah kita menentukan desain seperti apa yang kita inginkan. Desain merupakan gambaran karakter kita, dan banyak sekali ragam desain yang dapat kamu terapkan dalam membangun istana kamu bersama keluarga tercinta.

Salah satu desain yang saat ini tengah menjadi tren dan banyak diminati di berbagai negara di seluruh dunia yakni hunian berukuran mungil. Rumah yang memiliki luas bangunan kurang dari 27 meter persegi ini, dinilai sangat sesuai dan cocok bagi mereka yang mencintai gaya hidup sederhana.

Walaupun ukurannya kecil, namun dapat terlihat sangat menawan, dan tentu saja fungsional dengan konsep arsitektur yang unik. Kamu tertarik untuk hidup sederhana dengan menerapkan desain hunian mungil? Jika tertarik, berikut beberapa desain rumah mungil yang mungkin dapat menginspirasi kamu.

Rumah Minimalis

Rumah Macy Miller

Hunian dengan luas 18,2 meter persegi ini, merupakan tempat tinggal yang dihuni oleh Macy Miller yang merupakan seorang arsitek muda berusia 27 tahun. Hunian minimalis ini terletak di dekat Boise, Idaho, Amerika Serikat. Tempat tinggal yang unik ini dibangun berdasarkan desain sketsa, dan Mecy membangunnya bersama keluarga dan teman-temannya.

Rangka pada pintu gesernya merupakan kayu palet yang telah didaur ulang. Hunian minimalis ini dibanjiri oleh banyak cahaya yang terang, dan terasa begitu luas dengan kehadiran pintu jendela kaca yang berukuran lebar. Dalam tempat untuk penyimpanan barang, Mecy memanfaatkan ruangan tersembunyi diatas pantri, dibawah kasur, dan di bagian belakang kulkas.

Rumah Pohon Mewah

Rumah Pohon Mewah

Hunian mewah ini bertemakan tahun 1920an, dan diberikan sentuhan akses tenda pramuka yang sangat antik. Hunian yang disebut dengan Camp Wandawega ini terletak di Elkhorn Winsconsin. Fitur yang membuat hunian ini menarik adalah pohon tiga tingkat yang didirikan berdekatan dengan berbagai pohon elm besar, dan dilengkapi dengan ayunan pohon, lampu dari gelas Mason, serta selimut Pendleton.

Rumah Apung

Rumah Apung

Rumah terapung ini memiliki kabin seluas 22,2 meter persegi. Sehingga menjadi penginapan disaat liburan yang sangat menyenangkan bagi pasangan Foy dan Louisa Brown. Fondasi rakitan darat ini terbuat dari styrofoam, bak pengapungan berisi plastik, dan juga ponton yang ditarik ke laut. Kemudian sebuah pondok dibangun dengan menggunakan material kayu Pinus. Dan untuk pencahayaan pada malam hari, mereka menggunakan lilin dan lampu minyak.

Bungalo Impian

Bungalo Impian

Rumah yang terletak di Chattanooga, Tennessee ini memiliki luas 19 meter persegi. Hunian mungil ini milik pasangan Travis dan Brittany Pyke yang merupakan pendiri organisasi Wind River Custom Homes. Organisasi tersebut adalah untuk membantu mereka yang berkeinginan hidup sederhana di rumah mungil. Desain bungalo ini dipenuhi akan berbagai fitur custom, mulai dari interior yang bermaterial cedar dan kayu pinus, hingga angga loteng yang berisi rak penyimpanan barang.

Kenali Tema dan Konsep Tempat Tinggal Sebelum Membangun Rumah

Sebuah rumah layaknya dapat menampung berbagai aktivitas para penghuni didalamnya. Selain rumah mampu memenuhi berbagai kebutuhan dan kenyamanan para penghuni, idealnya juga hunian tersebut sesuai dengan keinginan ataupun karakter penghuninya. Hal yang dimaksud ini tak hanya mencakup fungsi akan ruangan didalamnya saja, melainkan juga meliputi bentuk, desain, atribuat, hingga warna dan berbagai elemen yang akan mengisi rumah tersebut. Sebuah rumah yang sesuai dengan karakter dan selera penghuninya, pasti akan terasa nyaman saat menempatinya.

Rumah

Sebelum kamu memasuki tahap perencanaan terlebih membangun sebuah rumah, sebaiknya kamu terlebih dahulu mengetahui dan memiliki daftar untuk hunian yang akan kamu bangun nanti. Daftar ini bisa menyangkut berbagai hal terkait bangunan rumah yang akan kamu bangun, antara lain tema bangunan atau konsep gaya, warna bangunan, dan susunan ruangan serta fungsi dari ruangan-ruangan yang akan dibentuk nanti, ini bertujuan untuk menunjang beragam aktivitas kamu bersama keluarga tercinta. Penyusunan daftar tersebut tentunya harus disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Lantaran perlakuan arsitek berbeda-beda terhadap posisi lahan bangunan yang akan dibangun nanti. Hal ini akan mempermudahkan arsitek untuk mengerti kebutuhan kamu akan rumah yang dituangkan dalam desain arsitektural bangunan.

Denah

Tema bangunan ini merupakan garis besar dalam menentukan desain rumah. Hal ini begitu bervariasi, dimana tergantung pada selera dan karakter kamu dan tergantung juga pada sang arsitek dalam menginterpretasikannya. Terdapat beberapa tema-tema bangunan yang umum digunakan. Salah satunya yakni arsitektur tropis (arsitektur tropis tradisional maupun kontemporer). Dimana tema tersebut mengambil beberapa aspek desain dari prinsip-prinsip bangunan pada wilayah yang memiliki iklim tropis. Adapun wilayah tropis memiliki beberapa sifat tertentu yang tentu berbeda dengan wilayah lainnya. Sifat-sifat tersebut antara lain kelembapan dan curah tinggi yang dapat dibilang relatif tinggi, pancaran sinar matahari yang dapat membuat radiasi tinggi, dan lain sebagainya.

Desain

Pada umumnya pembuatan desain, interior dan denah mengambil bentuk geometris dan juga unsur garis yang disebut dengan istilah minimalis. Penggunaan material pada hunian minimalis ini mengacu pada sesuatu yang rapi dan bersih, serta kerap kali bernuansakan putih. Tetapi rumah dengan desain serupa akan memberikan nilai-nilai estetis yang menjadi idaman banyak masyarakat.

Terdapat beberapa tema lainnya yang lebih subjektif dan mengarah pada sesuatu bentuk kesukaan tertentu, seperti art deco, klasik, dekonstruksi, dan lain sebagainya. Masing-masing tema tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda terkait produk arsitektur yang diciptakan.

Eksterior

Dalam penentuan tema dan konsep sebuah rumah, tak terlepas dari kehadiran sosok arsitek. Dimana sang arsitek memegang peran penting dalam membantu kamu membangun rumah idaman. Adapun peran sang arsitek antara lain menemukan kesesuaian antara kebutuhan ruangan yang kamu butuhkan, dengan lahan yang tersedia. Menjaga berbagai aspek penting dalam sebuah bangunan. Dengan begitu, sang arsitek dapat menciptakan desain rumah yang nyaman, sehat, dan memiliki karakter sesuai sang penghuni.

Tax Amnesty Belum Berdampak Di Sektor Properti

Sejak 18 Juli 2016, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak membuka pendaftaran program tax amnesty atau pengampunan pajak di seluruh Kantor Pajak Pratama (KPP). Namun hingga satu bulan lebih program tersebut belum berdampak oleh para pengusaha di bidang properti. Pasalnya, hingga saat ini dana repatriasi yang sudah masuk belum juga mengalir ke sektor properti.

Tax Amnesty

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Eddy Hussy selaku Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta. Eddy mengungkapkan bahwa dana repatriasi tax amnesty belum mengalir ke sektor properti lantaran semua pihak masih dalam penyusunan kelengkapan data. Tapi dia meyakini bahwa dana tersebut nantinya akan masuk ke industri properti, karena dianggap paling aman untuk para pemilik dana. Namun Eddy tidak dapat menyebutkan berapa persen dana yang akan di masuk ke sektor properti.

Eddy-Hussy

Eddy saat ditanya apakah penjelasan mengenai tax amnesty sudah dapat dipahami masyarakat. Ia menjawab masyarakat sudah cukup jelas dan memahami program tersebut, namun mengenai realisasinya masih membutuhkan waktu.

Di sisi pengusaha, kebijakan pengampunan pajak ini menjadi momuntem untuk melaporkan pajak yang memang belum terlaporkan secara baik. Eddy meyakini bahwa di akhir September 2016 akan banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program tax amnesty.

Namun sebagian kalangan properti menilai bahwa dengan adanya program pengampunan pajak ini akan membuat perekonomian tumbuh dengan baik. Bahkan, pertumbuhan di sektor properti nantinya sangat berdampak besar.

Sudah satu bulan implementasinya, program pengampunan pajak ini belum juga menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak per-23 Agustus 2016, uang tebusan baru mencapai Rp 1,06 triliun atau sekitar 0,6 persen dari target 165 triliun.

UMKM

Sebagai informasi, bahwa tax amnesty ini bertujuan untuk memberikan pengampunan bagi para wajib pajak yang sejauh ini belum juga melaporkan kewajibannya. Masyarakat baik di dalam negeri maupun luar negeri, banyak yang belum mengetahui atau dapat dikatakan lupa bahwa mereka memiliki kekayaan yang dimana harus dilaporkan.

Tarif Tebusan Amnesti Pajak

Keuntungan yang akan diterima oleh Pemerintah adalah tax amnesty akan mendapatkan basis pajak yang baru, dimana akan meningkatkan penerimaan pajak. Dan cara pengajuan pengampunan pajak ini terbilang mudah. Pertama, para pemohon dapat langsung mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak, dan menghampiri help desk yang tersedia. Setelah itu, pemohon langsung menyampaikan surat pernyataan harta beserta lampirannya. Kemudian pemohon menyampaikan beberapa persyaratan yang diperlukan untuk laporan.

Pengampunan Pajak

Adapun syarat untuk para pemohon yang mengikuti tax amnesty, yakni antara lain cukup memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan menyampaikan Surat Permohonan Pengampunan Nasional yang dimana sudah ditandatangani oleh Orang Pribadi atau Badan, serta membayar Uang Tebusan, dan satu lagi yakni melunasi seluruh tunggakan pajak yang tertera di dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh.